Kacang ijo (Vigna radiata)
Kandungan Senyawa
Kacang hijau mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Vitexin dan isovitexin adalah dua antioksidan flavonoid utama yang bersifat spesifik pada kacang hijau, berfungsi sebagai anti-inflamasi kuat, pelindung hati, dan penghambat stres oksidatif. Peptida bioaktif dari protein terhidrolisis memiliki aktivitas ACE-inhibitor alami yang membantu mengontrol tekanan darah. Pati resisten dan serat yang terkandung merupakan karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis sekaligus menyehatkan usus. Selain itu, kacang hijau kaya akan zat besi dan folat (vitamin B9), yang sangat penting untuk pembentukan sel darah merah.
Manfaat
Kacang hijau dikenal karena manfaatnya yang luas bagi kesehatan. Dalam TCM dan jamu, kacang hijau terkenal sebagai detoksifikasi dan pelindung hati, membantu menetralisir racun, logam berat, dan efek samping obat, serta mendinginkan “panas dalam.” Kandungan zat besi dan folat membuatnya efektif sebagai penambah darah, sangat bermanfaat bagi penderita anemia, wanita haid, dan ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin. Peptida bioaktif dan seratnya juga mendukung kesehatan jantung dan mengontrol hipertensi dengan merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Selain itu, kacang hijau kaya akan seng dan protein nabati berkualitas tinggi, yang penting untuk mencegah kerontokan rambut dan mempercepat penyembuhan jerawat dari dalam.
